Peristiwa Mandor Berdarah

gambar produk
Rp 26.000
Judul: Peristiwa Mandor Berdarah
Penulis: Syafaruddin Usman
Penerbit: Media Pressindo
Kondisi baru, segel
Harga: 26.000
Stok: 1 eks

"Saya angkat bedil serta bayonet dengan tangan yang gemetar dan dengan tuntunan sumpah-serapah sang letnan yang hampir histeris. Saya berjalan pelan-pelan ke pria Cina yang berdiri dengan muka ketakutan di samping lubang mayat, liang kubur yang ia bantu ketika menggalinya. Dalam hati saya meminta maaf kepadanya, dengan mata dipejamkan dan sumpah serapah letnan di kuping saya, saya menancapkan bayonet itu ke tubuh Cina yang menjadi tegang itu. Waktu saya membuka mata saya, saya melihat orang Cina itu jatuh perlahan ke dalam liang kuburannya. Pembunuh kriminal, begitu saya memanggil diri saya (Tajima, prajurit Kempetai Jepang)

Mandor terletak sekitar 88 km dari Pontianak, kalimantan Barat. Daerah ini menjadi saksi kekejaman balatentara Jepang menurut versi pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (1977) mencapai 21.037 orang, cocok dengan dokumen perang jepang di Tokyo. Namun menurut Yamamoto, seorang letnan Jepang, korban pembantaian massal sekitar 50.000 orang. Jumlah ini melebihi korban Westerling di Sulawesi Selatan.

Apa motif yang melatarbelakangi pembantaian sadis itu? apakaha ada hubungannya dengan perang dunia II? atau tragedi itu terjadi akibat pengkhinatan bangsa sendiri demi ambisi pribadi?

Komentar (0)

Posting Komentar